Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id - Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Yeni Maria, mengimbau perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) untuk lebih berani melaporkan kekerasan yang mereka alami. Menurut Yeni, salah satu hambatan utama yang sering dihadapi oleh korban adalah trauma psikologis yang membuat mereka takut dan enggan untuk mengungkapkan kejadian tersebut.
“Korban KDRT sering kali merasa tertekan dan takut, sehingga mereka ragu untuk melapor. Oleh karena itu, dukungan pemerintah sangat penting, terutama dalam memberikan bantuan psikologis, seperti treatment atau pendampingan dari para profesional,” jelas Yeni Maria dalam pernyataannya pada Selasa, 26 November 2024.
Lebih lanjut, Yeni menekankan pentingnya kemandirian perempuan, baik dari segi finansial maupun emosional. Dengan memiliki kemandirian, perempuan diharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasangan, yang seringkali menjadi faktor pendorong kekerasan.
“Pemberdayaan perempuan melalui keterampilan dan dukungan psikologis akan memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan diri bagi korban KDRT. Ini sangat penting agar mereka bisa melapor dan mengakhiri siklus kekerasan yang mereka alami,” tambah Yeni.
Dengan langkah-langkah ini, Yeni berharap tercipta lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi perempuan korban KDRT, serta membuka peluang bagi mereka untuk mengambil tindakan yang lebih berani demi keselamatan diri.[Red]